Deklarasi UN Jujur Warnai Festival Publik Pesta Pendidikan 2017

Deklarasi UN Jujur Warnai Festival Publik Pesta Pendidikan 2017

94
0
SHARE

Ambon, Porosmaluku,com – Dekrasi Ujian Nasional (UN) jujur warnai Festival Publik Pesta Pendidikan tahun 2017 di Kota Ambon.

Deklarasi UN jujur, dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon bersama dengan seluruh anak-anak sekolah dari SD-SMA/SMK, Sabtu (18/3/2017).

Kepada wartawan usai mendeklarasikan UN Jujur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon, Benjamin Kainama mengatakan, UN Jujur sebagai program nasional yang diteruskan hingga ke provinsi dan kabupaten/kota, merupakan langkah awal yang baik, agar penyelenggara UN tahun 2017 bisa berlangsung dengan jujur.

“UN Jujur itu, pelaksanaan UN yang tidak boleh ada upaya-upaya bantuan, pelaksanaan UN haruslah jujur, sehingga hasil yang didapat juga adalah murni kemampuan siswa bukan karena adanya bantuan,” katanya.

Selain itu, dalam sambutan Penjabat Walikota Ambon Frans Papilaya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon, Benjamin Kainama, pesta pendidikan merupakan embrio untuk melahirkan karya seni terbaik para pelajar maupun komunitas serta masyarakat luas yang ingin berkembang.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pelajar sebab serentak dilaksanakan pada sekolah yang dipilih secara acak diantaranya kegiatan seminar. Dari situ akan terlihat pelajar yang memiliki kepekaan untuk berbicara menanggapi persoalan yang ditampilkan. Mereka harus bisa berpikir mandiri, smart dan bijaksana,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan pesta pendidikan yang diselenggarakan merupakan kegiatan yang positif yang perlu diapresiasi, sebab tentunya festival ini bukan hanya sekedar kegiatan hura-hura semata.

“Lebih dari itu, festival ini selain memberikan hiburan kepada kita yang hadir di saat ini, juga sebagai wadah untuk menunjukkan bakat serta kreatifitas yang dimiliki oleh siswa-siswi dan semua pemangku kepentingan yang peduli terhadap pendidikan,” jelasnya.

Lewat pesta pendidikan tersebut, ia mengharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga kota Ambon, serta untuk menunjukkan bahwa anak-anak Kota Ambon adalah anak-anak yang percaya diri, dan berani menampilkan talentanya dalam bidang pendidikan dan seni.

Sementara itu, Dewan Pembina Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan yang juga merupakan Inisiator Pesta Pendidikan Najelaa Shihab mengatakan, Pesta pendidikan ini merupakan rangkaian dari festival publik jelang bulan pendidikan.

“Pesta pendidikan adalah murni inisiatif publik, pesta pendidikan adalah bukti nyata publik yang berdaya untuk pendidikan. Pendidikan adalah urusan semua orang, bukan hanya guru dan murid,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat Maluku terkhususnya di Kota Ambon untuk melakukan kebangkitan pendidikan secara rutin, setiap pekan, bukan hanya disaat hari pendidikan saja.

“Semoga dari sinis setelah pulang kita punya tekad baru, untuk pendidikan di Indonesia dengan terus bergerak, terus bermakna bagi pendidikan di Indonesia,” tandasnya.

Pesta pendidikan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten III Sekda Maluku Bidang Ekonomi dan Investasi Zulkifli Anwar sebagi perwakilan dari Pemerintah Provinsi Maluku.

Kegiatan Pesta Pendidikan yang didukung oleh 22 komunitas di Maluku ini menampilkan, berbagai pojok yang bisa digunakan sebagai siswa-siswi SD sampai SMA/SMK sebagai bahan pembelajaran. Seperti pojok sains, pojok bahasa, pojok buku, pojok sastra, dan ada juga susun puzzle yang memacu kreatifitas anak. (PM-05)

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY