Besok Gunung Botak Dibersihkan

Besok Gunung Botak Dibersihkan

58
0
BERBAGI
Kondisi sebagian besar Gunung Botak di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku telah hancur akibat penambangan emas secara liar seperti pada Minggu (8/11). Seorang petambang sedang memberikan kode kepada petambang yang lain. Lebih dari 1.000 orang tewas akibat kecelakaan kerja dan dibunuh sesama petambang serta banyak warga setempat terpapar merkuri yang digunakan untuk mengolah hasil tambang. Kompas/Fransiskus Pati Herin (FRN) 08-11-2015

Ambon, Porosmaluku,com – Gubernur Maluku Said Assagaff tegaskan 17 Maret (besok), kawasan Gunung Botak Kabupaten Buru, sudah harus dibersihkan, baik itu dari puing-puing pertambangan maupun penambang, terutama penambang yang berasal dari luar Provinsi Maluku.

“Jadi 16 Maret (Hari ini) kita lakukan sosialisasi dan 17 Maret dilakukan pembersihan dengan melakukan pembongkaran tenda-tenda, dan penambang dari luar kabupaten maupun provinsi dipulangkan,” ujar Gubernur dalam rapat kerja Pemerintah Provinsi Maluku, yang berlangsung di Desa Tumalehu Barat, Kecamatan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (15/3/2017).

Menurut Gubernur, setelah dilakukan pembongkaran dan pemulangan para penambang, langsung akan didirikan posko pengamanan dengan personil terdiri dari unsur Satpol PP Provinsi Maluku, TNI dan Polri. “Untuk anggaran pembersihan sampai pengamanan berasal dari pemerintah provinsi,” ungkapnya.

Gubernur menegaskan, tidak ada kompromi dengan penggunaan mercuri, bukan hanya di Gunung Botak, tetapi juga dibeberapa daerah salah satu Desa Iha dan Luhu di Kabupaten SBB, yang memiliki pertambangan sinabar yang berpotensi menghasilkan sianida.

Upaya tersebut disebut Gubernur, menunjukkan keseriusan dan ketegasan Pemerintah Provinsi Maluku untuk mengatasi persoalan pertambangan emas Gunung Botak, yang dinilai sampai saat ini belum maksimal. Pasalnya sudah beberapa kali dilakukan penutupan, namun masih ada penambang yang melakukan aktivitas pertambangan. (PM-05)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY