Ada Ancaman Devisit Terbuka Dengan Pengalihan Guru SMA/SMK

Ada Ancaman Devisit Terbuka Dengan Pengalihan Guru SMA/SMK

52
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Pengalihan guru SMA/SMK ke Pemerintah Provinsi, Gubernur Maluku Said Assagaff takut akan adanya ancaman devisit terbuka. Pasalnya yang dialihkan kurang lebih 6000 guru, dan seluruh gaji mereka pun akan dikelola oleh pemerintah provinsi.

Jika demikian maka bisa mengakibatkan tingkat belanja akan tinggi dan jika tidak diimbangi dengan potensi pendapatan yang berimbang maka akan terjadi devisit terbuka.

“Pada tahun depan lagi sudah 6000 guru SMA/SMK yang dialihkan ke Provinsi, gaji mereka juga akan dialihkan semuanya pemerintah provinsi. Jika tidak di kelolah dengan baik, maka bisa terjadi devisit terbuka,” kata gubernur kepada wartawan di Ambon, Sabtu (3/12/2016)

Orang nomor satu di Provinsi Maluku pun jujur dengan perkembangan anggaran saat ini di tubuh pemerintah provinsi, dari anggaran yang ada 60 persen anggaran dikhususkan untuk gaji pegawai, sementara 40 persen untuk pembangunan. Padahal daerah ini masih membutuhkan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, pembagian anggaran saat ini, sudah tidak sama lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. Dimana pada tahun sebelumnya, anggaran untuk gaji hanya 30 persen, sementara untuk pembangunan 70 persen.

” Anggaran 70 persen untuk pembangunan, 30 persen untuk gaji. Sekerang sudah terbalik, sekarang 60 persen untuk gaji 40 persen pembangunan,” tegasnya.

Jika dilihat pembagian anggaran dengan APBD dan APBN yang masih sangat minim, maka kemungkinan adanya devisit terbuka bisa saja terjadi, dengan adanya Pengalihan Guru pada tahun depan. (PM-05)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY