6 DPC Tolak Hasil Muswil PKB Maluku

6 DPC Tolak Hasil Muswil PKB Maluku

76
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com – Enam (6) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menolak hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) yang berlangsung di Kota Ambon, Rabu (05/4/2017). Dengan terpilihnya Basri Damins sebagai Ketua DPW PKB Maluku secara aklamsi di nilai tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku ditingkat Partai.

Enam DPC yang menolak Hasil Muswil diantaranya adalah DPC PKB Kota Tual, Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat (MTB), Aru, Maluku barat Daya (MBD) dan DPC PKB kabupaten Buru.

Penolakan ini diungkapkan Ketua DPC Kabupaten Maluku Tenggara Minduhri Kudubun, kepada wartawam di Ambon, Rabu (05/4/2017).

Menurutnya, Muswil yang berlangsung itu hanya dihadiri oleh 5 DPC, dan 2 DPC diantaranya tidak sah karena masa kepengurusan sudah selesai dan sampai saat ini belum mengantongi Surat Keputusan (SK) dari DPW PKB Maluku.

“Kami menolak hasil Muswil, karena kami tidak terlibat didalamnya, di Maluku DPC PKB ada sebelas (11) namun yang mengikuti Muswil tersebut hanya lima (5) DPC, diantaranya DPC PKB Seram Bagian Barat (SBB), DPC PKB Seram Bagian Timur (SBT), DPC PKB Buru Selatan (Bursel), DPC PKB Kota Ambon dan DPC PKB Maluku Tengah (Malteng). Namun dua DPC diantaranya Kota Ambon dan Malteng, di katakan tidak Sah, karena masa kepengurusan telah selesai dan hingga kini belum mengantongi Surat Keputusan (SK) dari DPW PKB Maluku,” Jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Wilayah PKB Maluku, M. Asmin Matdoan mengatakan, dalam Muswil jangan mengabaikan asas-asas normative namun harus mengedepankan asas musyawarah untuk mufakat dalam seluruh proses musyawarah termasuk Muswil itu hal yang biasa, dengan mekanisme sebagaimana ditetapkan dalan AD/ART .

“Bahwa nanti siapapun terpilih itu tidak menjadi persoalan, tetapi yang menjadi persoalan, bukan dalam proporsi dan mekanisme yang sebenarnya. Aklamasi berlangsung tanpa kehadiran 6 DPC yang diundang secara resmi dalam musyawarah,” ujarnya.

Menurut Asmin di Maluku terdapat sebelas DPC, namun dua diantaranya sudah selesai kepengurusannya yakni DPC Kota Ambon dan DPC malteng dan hingga saat ini belum ada SK baru yang dikeluarkan oleh DPW.

“Sebagai Sekretaris DPW, saya tidak pernah tanda tangani SK perpanjangan kepengurusan untuk dua DPC, yakni Kota Ambon dan Malteng. Dan saya sampai dengan saat ini masih menganggap diri sah sebagai Sekretaris Wilayah PKB Maluku. Karena saya belum dimisionerkan, kalau saya sudah didemisionerkan harus disertai dengan SK DPW,” tegasnya.

Muswil yang dilaksanakan tidak sesuai dengan hasil kesepakatan pra musrembang.

“Hasil pra musrembang itu, agenda utama yaitu pertanggungjawaban pengurus, pembahasan Tatib pemilihan ketua Dewan Syuroh dan Ketua Dewan tanfiz, penetapan hasil kerja komisi. Namun agenda itu tidak jalan, padahal telah disepakati sebelumnya. Seharusnya itu dijalankan. Kami tidak persoalkan Basrio Damis terpilih sebagai ketua, namun harus merujuk pada aturan dan mekanisme yuang berlaku, bukan malah menelantarkan 6 DPC diluar dan tidak dilibatkan dalam Muswil yang berlangsung secara aklamasi itu,” ungkapnya. (ELLO)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY