12 Balon Kada ikut Fit and Propertest PDIP

12 Balon Kada ikut Fit and Propertest PDIP

25
0
BERBAGI
12 Balon Kada ikut Fit and Propertest PDIP

JAKARTA,POROSMALUKU.COM ; Sebanyak 12 Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku mengikuti Fit and Proper test di DPP partai PDIP, Mereka masing-masing yakni Barnabas Orno mendapatkan nomor urut 1, Murad Ismail mendapatkan nomor 2, Edwin Huwae mendapatkan nomor urut 3, Said Assagaff mendapatkan nomor urut 4, Anderias Rentanubun mendapatkan nomor urut 5, Bito Temmar mendapatkan nomor urut 6, Everd Kermite mendapatkan nomor urut 7, Tagop Soulissa mendapatkan nomor 8, Johozua M Yoltuwu mendapatkan nomor urut 9, Mozes Rudy F Timisela mendapatkan nomor urut 10, Abdullah Vanath mendapatkan nomor urut 11 dan Herman Koedoeboen pada urutan 12.

Barnabas Orno selaku peserta pertama mengaku tidak mempunyai halangan dalam mengikuti fit and propertest dimaksud. ‘Kegiatan semacam ini saya sudah ikuti secara berulang ketika mengikuti pesta perpolitikan di MBD, namun kali ini agak berbeda karena langsung ditangani oleh pengurus DPP,” kata Orno.

Dia membeberkan, tagline yang diembannya saat ini yakni ‘Mari Gandong Bangun Maluku’ dengan mengembang tiga isu besar yakni Maluku Maju, Maluku Berkeadilan dan Maluku Berbudaya. “Maluku berbudaya adalah Maluku yang memiliki 1000 pulau dengan berbagai suku bangsa yang ada didalamnya, jika ini dibingkai dalam budaya gandong maka persaudaraan tetap rukun di Maluku,”jelasnya.

Disamping itu, Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri Murad Ismail dalam keterangannya usai mengikuti ujian di PDI-P mengaku ada yang unik dari pelaksanaan kegiatan tersebut. ‘Ada hal menarik dari pelaksanaan fit and propert test tersebut, Dimana pada pelaksanaan test psikologi dapat melewatinya dengan baik,”katanya.

Menurutnya, test psikologi adalahan salah satu test untuk mengetahui kemampuan psikologi seseorang, dan sebagai seorang yang berlatar belakang militer. Test seperti ini dapat dilaluinya dengan baik. ” Psikologi ini berbicara tentang kepribadian dan karakter kita. Jadi kalo karakter kita seperti apa tentunya dapat diketahui langsung, dan tak bisa kita tipu-tipu,” jelasnya.

Menariknya, Said Assagaff dan Andreas Rentanubun secara bersamaan keluar dari pintu yang berbeda saat usai mengikuti fit and propertest mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh penguji. Assagaff mengatakan, dirinya hanya ditanyai seputar keberhasilan dan tekad membangun Maluku. ” Mereka hanya menanyakan demikian, mungkin karena saya Incumben yang masih menjabat sebagai Gubernur aktif,”akuinya. Menyangkut tekad, Assagaff berkeinginan menjadikan Maluku sebagai laboratorium kerukunan umat beragama dan lebih mempercantik Maluku kedepannya.

Disamping itu, Andreas Rentanubun juga mengaku ingin melanjutkan visi dan misi yang diluncurkan oleh Gubernur Maluku Said Assagaff. Kendati demikian, Rentanubun mengaku optimis akan disandingkan dengan Petahana dalam bursa pilkada tahun depan.

Sementara itu, Johozua Max Yoltuwu usai mengikuti fit and propertest mengaku menawarkan konsep pembangunan desa seperti yang dituangkan oleh Presiden Jokowi dalam nawacitanya yakni membangun dari desa dalam prosed fit and propertest di PDI-P. Dia mengaku, konsep itu mendapat respon baik dari DPP PDI-P sembari mengharapkan negeri ini dapat dibenahi secara perlahan dengan penguatan dari kapasitas sumberdaya lokal yang ada.

Selain itu, Mozes Rudy F Timisela memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan fit and propertest yang diselenggarakan oleh PDI-P dengan menggandeng Universitas Indonesia (UI).
Timisela selaku perwakilan kader muda di kancah perpolitikan ini mengaku menjadi sosok pemimpin butuh perjuangan dan kerja keras. “Menjadi seorang pemimpin membutuhkan sosok muda yang energi untuk mendampingi calon gubernur,”ungkapnya.

Kehadirannya di PDIP, lanjutnya adalah bukti keseriusannya menjadi pemimpin. “Hari ini saya cape sekali, karena barusan dari SBB dan langsung masuk Jakarta, namun karena kegiatan ini merupakan amanah dan suatu keharusan maka saya hari ini hadir untuk memberikan warna baru dalam dunia perpolitikan,”tuturnya.

Diakhir penutup, Tagop Soulissa mengaku dalam fit and propertest yang dilaksanakan hanya untuk menyampaikan keberhasilan yang diraih selama memimpin sebagai Bupati 2 periode. “Saya ditanya terkait dengan capaian kerja selama menjabat sebagai Bupati. “tandasnya. (PM-02

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY