100 Petugas Pendataan Keluarga Ikut Pelatihan

100 Petugas Pendataan Keluarga Ikut Pelatihan

45
0
BERBAGI

Ambon, Porosmaluku,com –¬†Sebanyak100 petugas pendataan Keluarga miskin pada Lima Kecamatan di Kota Ambon ikut pelatihan yang di selenggarakan Badan Pembinaan Kelurga Berencana Daerah (BPKBD) Kota Ambon pendata dalam rangka pemutahiran hasil pendataan keluarga yang telah dilaksanakan tahun 2015 lalu, ungkap Marthin Kailuhu disela-sela pelatihan petugas pendataan keluarga dan keluarga miskin yang berlangsung di kantor BPKKBD Kota Ambon, Rabu (9/10).

“Jadi tahun 2015 BPKBD Kota Ambn telah melakukan pendataan terhadap kepala keluarga (KK) di Kota Ambon, dimana berdarsakan hasil pendataan terhadap 65 ribu KK yang telah terdata namun, dari perkiraan kami ada 70 ribu KK di Kota Ambon, anehnya menurut hasil pendataan Kantor Kependudukan dan Catan Sipil (Dukcapil) terhadap 80 ribu KK,”

Dia menjelaskan, dalam pendataan tahun 2015 ada KK yang tidak sempat didata, bahkan ada keluarga yang mengalami penambahan dan ada keluarga yang meninggal, sehingga terjadi perbedaan data.

“Kita akan melakukan pendataan terhadap KK yang belum didata, karena kita telah melakukan pendataan terhadap 90 KK yang berada di Kota Ambon,” terangnya. Dia mengakui, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan tim Pos Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) pada 50 desa dan keluarga dan sub PPKBD ada di RW.

“Kerjasama ini sudah dilakukan sejak lama, dimana tim PPKBD langsung dipimpin oleh istri kepala desa maupun istri raja, karena masing-masing desa maupun negeri lebih mengenal setiap KK yang ada dalam lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam pendataan KK, apabila ada KK yang sudah didata tidak dapat melakukan pendataan ulang, karena sudah terdaftar dalam data entry, sehingga tidak daat melakukan pendataan ulang.

“Semua KK yang telah dientry tidak dapat melakukan pendataan ulang, karena akan ditolak oleh sistem,” katanya.
Dia berharap, taun 2017 akan dilakukan pemutahiran data secara utuh, agar ada valid data KK yang ada di Kota Ambon. “Mudah-mudahan tahun 2017 kita akan data keluarga yang belum didata dan keluarga baru, agar terdata secara baik,” tandasnya (Ello)

BERBAGI

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY